
Daftar Negara Rawan Gempa 2026: RI Masuk Peringkat 2 Global
Daftar Negara Rawan Gempa 2026: RI Masuk Peringkat 2 Global Yang Seringkali Mengalami Guncangan Di Berbagai Wilayah. Gempa bumi masih menjadi salah satu bencana alam paling sulit di prediksi di dunia. Dan sepanjang 2026, aktivitas seismik global kembali menunjukkan angka yang signifikan. Tentunya di Daftar Negara yang berada di jalur Cincin Api Pasifik dan pertemuan lempeng tektonik aktif. Data terbaru mencatat deretan negara dengan frekuensi gempa bumi tertinggi. Serta sekaligus menegaskan bahwa risiko bencana ini masih menjadi tantangan serius lintas benua. Menariknya, Indonesia kembali masuk dalam jajaran teratas negara rawan gempa dunia. Fakta ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan tidak boleh kendor. Untuk memahami peta kerawanan gempa global 2026. Dan berikut rangkuman fakta penting dan Daftar Negara dengan aktivitas gempa tertinggi.
Meksiko Teratas, Indonesia Membuntuti Di Posisi Kedua
Pada 2026, Meksiko Teratas, Indonesia Membuntuti Di Posisi Kedua. Posisi ini tidak lepas dari letak geografis Meksiko yang berada di zona subduksi aktif antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. Aktivitas tektonik yang intens membuat wilayah ini nyaris setiap tahun mencatat ratusan gempa.Indonesia menyusul di peringkat kedua global dengan 189 gempa bumi. Dan angka ini kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara paling rawan gempa di dunia. Berada di pertemuan tiga lempeng besar. Terlebihnya yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Maka yang membuat wilayah Nusantara rentan terhadap gempa dangkal maupun gempa besar berkekuatan tinggi. Di bawah Indonesia, Filipina mencatat 125 gempa bumi, diikuti Rusia dengan 124 kejadian dan Jepang sebanyak 107 gempa. Transisi dari Amerika hingga Asia Timur ini memperlihatkan pola yang sama. Dan yakni negara-negara di sekitar Cincin Api Pasifik mendominasi daftar teratas aktivitas seismik global.
Dominasi Kawasan Cincin Api Pasifik Dan Amerika Latin
Jika di tarik lebih luas, Dominasi Kawasan Cincin Api Pasifik Dan Amerika Latin. Chili mencatat 78 gempa bumi, Guatemala 62 gempa, dan Peru 55 gempa. Ketiganya berada di jalur subduksi aktif antara Lempeng Nazca dan Lempeng Amerika Selatan. China juga masuk daftar dengan 45 gempa bumi, disusul Papua Nugini sebanyak 40 gempa dan Argentina dengan 37 gempa. Negara-negara ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah saja. Namun melainkan menyebar di berbagai zona patahan aktif dunia. Menarik untuk di cermati, Tajikistan mencatat 30 gempa bumi. Sementara El Salvador berada tepat di bawahnya dengan 29 kejadian. India dan Nikaragua masing-masing mencatat 28 gempa. Kemudian di ikuti Afghanistan dengan 27 gempa dan Honduras sebanyak 26 gempa. Transisi ini memperlihatkan bahwa negara-negara di Asia Selatan. Serta Amerika Tengah juga memiliki tingkat kerawanan yang patut di waspadai.
Negara Lain Yang Masuk Daftar Rawan Gempa Dunia 2026
Selain negara-negara dengan angka tinggi, sejumlah Negara Lain Yang Masuk Daftar Rawan Gempa Dunia 2026. Pakistan dan Yunani masing-masing mencatat 25 gempa bumi, sementara Timor Leste mengalami 24 kejadian. Amerika Serikat berada di angka 23 gempa. Tentunya dengan Tonga menyusul di posisi berikutnya dengan 21 gempa. Kosta Rika mencatat 20 gempa bumi, Myanmar 18 gempa, dan Iran sebanyak 17 gempa. Meski berada di posisi bawah dalam daftar. Serta dengan negara-negara ini tetap memiliki risiko signifikan. Terutama karena beberapa di antaranya berada di jalur patahan aktif.
Terlebih yang berpotensi memicu gempa besar sewaktu-waktu. Secara keseluruhan, daftar negara rawan gempa 2026 menunjukkan bahwa aktivitas seismik global masih sangat tinggi. Indonesia yang berada di peringkat kedua dunia menjadi sorotan tersendiri, mengingat dampak gempa di Tanah Air kerap berujung pada korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Oleh karena itu, data ini seharusnya tidak hanya menjadi catatan statistik. Akan tetapi juga dasar untuk memperkuat mitigasi bencana. Edukasi masyarakat, penguatan bangunan tahan gempa. serta kesiapsiagaan pemerintah dan warga menjadi kunci utama menghadapi realitas bahwa gempa bumi akan selalu menjadi bagian dari dinamika alam di banyak negara, termasuk Indonesia terkait Daftar Negara.