Persija Vs PSM: Main Tanpa VAR, Siap-Siap Drama Wasit!

Persija Vs PSM: Main Tanpa VAR, Siap-Siap Drama Wasit!

Persija Vs PSM: Main Tanpa VAR, Siap-Siap Drama Wasit Yang Akan Berlangsung Jakarta International Stadium (JIS). Laga big match Persija Vs PSM yang akan di gelar dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Namun bukan hanya menyedot perhatian karena rivalitas dua klub besar Indonesia. Lebih dari itu, pertandingan kali ini di pastikan di gelar tanpa bantuan teknologi VAR (Video Assistant Referee). Tentu menjadi sebuah keputusan yang lantas memunculkan berbagai spekulasi potensi drama wasit. Tanpa VAR di laga sebesar ini, tekanan terhadap wasit meningkat tajam. Kesalahan satu keputusan bisa berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan. Oleh karena itu, publik sepak bola Indonesia kini tak hanya memantau kualitas permainan kedua tim. Akan tetapi juga menyoroti kesiapan para pengadil laga. Berikut ini fakta-fakta terkini dan menarik seputar dampak dari keputusan main tanpa VAR di laga seru antara Persija Vs PSM.

Keputusan Main Tanpa VAR: Kenapa Ya?

Keputusan Main Tanpa VAR: Kenapa Ya tentu jadi pertanyaan publik. Dan kebijakan ini untuk tidak menerapkan VAR di laga merekamemang berbeda dari biasanya. Selama kompetisi BRI Super League musim ini, sebagian besar match utama telah menggunakan sistem tersebut untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan yang krusial. Namun, pada laga nanti, perangkat teknologi ini tidak akan di gunakan. Penyebabnya terkait kendala teknis yang belum sepenuhnya siap di lokasi pertandingan. Bukan hanya soal perangkat keras. Akan tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan VAR.

Terlebihnya dalam konteks pertandingan yang berjalan cepat dan penuh tensi. Serta tanpa adanya teknologi ini, wasit hanya mengandalkan penglihatan langsung di lapangan. Akan tetapi, seperti yang kita tahu, sepak bola adalah permainan cepat di mana momen penting sering kali terjadi dalam sekejap. Karena itu, keputusan main tanpa VAR langsung menjadi perbincangan publik, baik di kalangan suporter maupun analis sepak bola.

Potensi Drama Wasit Meningkat? Begini Analisisnya

Potensi Drama Wasit Meningkat? Begini Analisisnya yaitu ketiadaan VAR otomatis memengaruhi dinamika pertandingan. Terutama pada momen-momen perebutan bola yang ketat, keputusan offside tipis, atau situasi penalti yang kontroversial. Karena itu, banyak pihak memprediksi potensi drama wasit akan meningkat. Misalnya, dalam duel fisik antara pemain tim kedua ini, kontak kecil yang bisa saja di nilai berbeda oleh masing-masing pihak wasit berpotensi memicu protes keras dari pemain dan staf pelatih. Tanpa VAR, peluang untuk meninjau ulang kejadian menjadi hilang.

Sehingga keputusan langsung dari wasit menjadi final. Lebih dari itu, tekanan dari suporter yang memadati stadion bisa ikut memengaruhi psikologis ofisial pertandingan. Suara dukungan yang bergemuruh saat tim tuan rumah menguasai bola atau tekanan dari suporter tandang bisa membuat momen tertentu menjadi memanas. Sementara itu, banyak analis taktik menyebut bahwa wasit yang berpengalaman bisa saja mengatasi situasi ini. Dan asalkan tetap disiplin dan fokus. Namun bukan berarti tidak ada risiko keputusan kontroversial yang akhirnya memengaruhi hasil pertandingan.

Reaksi Tim: Siap Fokus Tanpa Teknologi Modern

Reaksi Tim: Siap Fokus Tanpa Teknologi Modern dengan sikap profesional. Keduanya menegaskan bahwa teknologi bukanlah alasan untuk mengurangi intensitas atau kualitas permainan. Pelatih Persija di sesi konferensi pers menyatakan bahwa timnya tetap akan bermain agresif dan fokus pada strategi yang telah di siapkan jauh sebelum keputusan VAR di umumkan. Mereka tidak ingin terganggu oleh faktor eksternal. Akan tetapi justru ingin menunjukkan performa terbaik di lapangan. Begitu pula tim PSM Makassar menegaskan bahwa mereka siap menghadapi pertandingan ini sebagai laga biasa, fokus pada taktik, kesiapan fisik, serta kontrol emosional. Mereka pun menekankan pentingnya menghindari protes berlebihan kepada wasit. Dan apapun keputusan yang di ambil. Respons ini menunjukkan bahwa kedua klub telah mempersiapkan mental pemainnya agar tetap fokus. Meski potensi keputusan kontroversial memang bisa muncul kapan saja di pertandingan tanpa VAR ini terkait Persija Vs PSM.